Waduh! Polisi Ditembak di Wamena, Bupati Curiga Ulah KKB?

Table of Contents

Waduh, Gawat! Polisi di Wamena Kena Tembak, Bupati Curiga Ulah KKB? 😱

Hei guys, ada berita mengejutkan nih dari Wamena, Papua Pegunungan! Seorang polisi lalu lintas (Polantas) Polres Jayawijaya jadi korban penembakan di depan RSUD Wamena. Kejadian ini bikin geger, apalagi Bupati Jayawijaya curiga pelakunya adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB). Yuk, kita simak selengkapnya!

Kronologi Kejadian: Tiba-Tiba Ditembak!

Waduh! Polisi Ditembak di Wamena, Bupati Curiga Ulah KKB?
image just illustration

Menurut laporan, Bripka Marsidon Debataraja, anggota Polantas, lagi nganter korban kecelakaan ke IGD RSUD Wamena bareng rekannya, Aipda Bakri Sidikun, hari Rabu (28/5) sekitar jam 7 malam. Nah, pas mereka mau balik ke mapolres, tiba-tiba ada pengendara motor yang nembak mobil mereka!

“Pelaku melepaskan tembakan dari luar pagar RSUD yang berada di sisi Jalan Trikora dan mengenai korban. Pelaku diduga menggunakan senjata api laras panjang,” kata Kaops Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani. Ngeri banget, kan?

Peluru itu nembus kaca mobil dan kena dada Bripka Marsidon. Untungnya, dia langsung dilarikan ke RSUD Wamena buat dapat pertolongan medis. Sementara itu, pelaku langsung kabur entah ke mana.

Tim Inafis Satreskrim Polres Jayawijaya langsung gercep olah TKP dan nemuin 4 selongsong peluru kaliber 5.56 mm. Mobil dinas Satlantas Polres Jayawijaya juga rusak parah, ada 4 lubang tembak di kaca depan dan 2 lubang di lempengan besi belakang jok pengemudi.

Bupati Curiga KKB Dalang Penembakan

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, langsung angkat bicara soal kasus ini. Dia menduga kuat penembakan ini didalangi oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya.

“Kelompok yang melakukan penyerangan adalah Egianus Kogoya yang diduga berada di balik aksi kekerasan tersebut,” tegas Atenius.

Dugaan ini diperkuat sama pesan dari KKB Egianus Kogoya dan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom yang beredar di media sosial. Dalam pesannya, kelompok Egianus Kogoya ngaku bertanggung jawab atas insiden itu. Waduh, makin jelas nih!

Atenius juga ngasih peringatan keras ke kelompok Egianus buat segera cabut dari wilayah yang dipimpinnya. Dia bilang, Papua, khususnya Jayawijaya, bukan tempat buat aksi kriminal!

“Ini adalah peringatan terakhir. Tidak ada tempat untuk kejahatan di Wamena. Kalau Anda ada di sini, segera angkat kaki,” ancam Atenius.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Kejadian ini jelas bikin kita prihatin dan geram. Kekerasan nggak akan pernah jadi solusi. Sebagai warga negara yang baik, kita bisa:

  • Mendukung aparat keamanan dalam memberantas KKB dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua.
  • Menyebarkan informasi positif tentang Papua dan melawan narasi negatif yang bisa memecah belah persatuan bangsa.
  • Berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan ke pihak berwajib.

Mari kita doakan semoga Bripka Marsidon segera pulih dan situasi di Wamena kembali aman dan damai. Jangan biarkan aksi kriminal merajalela!

Semoga artikel ini bermanfaat dan membuat kita lebih peduli terhadap situasi di Papua. Jangan ragu untuk memberikan komentar dan berbagi pendapat kalian di bawah ini. Jika kalian ingin mendapatkan informasi terbaru lainnya, jangan lupa untuk mengunjungi website kami lagi. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar