Antara Bahagia dan Duka: Ijab Kabul di Banjarmasin Dihadiri Jasad Ayah.

Table of Contents

Sedih tapi Bahagia? Kisah Ijab Kabul di Banjarmasin yang Bikin Terharu!

Pernikahan adalah momen sakral yang diharapkan penuh kebahagiaan. Tapi, bagaimana jika kebahagiaan itu bercampur dengan duka? Inilah yang terjadi di Banjarmasin, di mana sebuah akad nikah dihadiri oleh jasad ayah mempelai pria. Penasaran dengan kisah selengkapnya? Yuk, simak!

Akad Nikah yang Diwarnai Duka

Antara Bahagia dan Duka: Ijab Kabul di Banjarmasin Dihadiri Jasad Ayah
image just illustration

Sebuah akad nikah antara Vivi Dwi Aprilia Ahmad, putri Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Ahmad Alim Bachri, dengan Muhammad Rifqi Husin, putra Drs. H Raspani, berlangsung dalam suasana duka. Ayah mempelai pria menghembuskan napas terakhir sebelum momen ijab kabul dimulai.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, Prof. Dr. Ahmad Yunani, menjelaskan bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung dan gula. Meskipun sempat dirawat di rumah sakit, almarhum tetap bersikukuh ingin menghadiri pernikahan putranya. Beliau bahkan menginap di hotel bersama keluarga. Namun, takdir berkata lain, kondisi kesehatannya memburuk pada pukul 04.00 Wita dan meninggal dunia di RS Al Mansyur.

Jenazah Dihadirkan Saat Ijab Kabul

Momen mengharukan terjadi saat jenazah almarhum dihadirkan dalam keranda di samping meja akad nikah. Perias ibu mempelai wanita, Yasir Samani, menceritakan betapa sedihnya suasana saat itu. Ia yang sedang merias ibu pengantin tiba-tiba melihat kliennya menangis tersedu setelah mendengar kabar duka.

Meskipun demikian, acara pernikahan tetap dilanjutkan. Kedua mempelai kemudian mengantarkan jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhir sebelum resepsi berakhir. Sebuah momen yang menggambarkan betapa cinta dan penghormatan kepada orang tua tetap menjadi prioritas di tengah kesedihan.

Pesan Moral dari Kisah Ini

Kisah ini mengajarkan kita tentang betapa berharganya waktu bersama orang-orang yang kita cintai. Kita tidak pernah tahu kapan momen terakhir akan tiba. Selain itu, kisah ini juga menunjukkan bagaimana sebuah keluarga dapat tetap kuat dan tegar di tengah cobaan berat. Kebahagiaan dan duka memang seringkali datang silih berganti, namun yang terpenting adalah bagaimana kita menghadapinya bersama-sama.

Apa Pendapatmu?

Kisah ini benar-benar bikin merinding ya? Bagaimana menurutmu? Apakah kamu punya pengalaman serupa? Yuk, share di kolom komentar! Jangan lupa juga untuk like dan share artikel ini ke teman-temanmu. Siapa tahu, kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi mereka.

Jika kamu ingin mendapatkan informasi menarik lainnya, jangan ragu untuk kembali mengunjungi website ini ya! Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Ingatlah, di balik setiap kesedihan pasti ada hikmah yang bisa kita petik. Tetap semangat dan selalu berpikir positif!

Posting Komentar