Bye-bye Tambang Gunung Kuda! Maret 2025 Stop Total!
Waduh, ada kabar kurang enak nih soal pertambangan di Gunung Kuda, Cirebon! Katanya sih, bye-bye buat tambang di sana mulai Maret 2025. Kenapa ya? Yuk, simak berita selengkapnya!
Tambang Gunung Kuda: Stop Total Maret 2025?¶

image just illustration
Jadi gini guys, menurut Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, mereka udah minta Koperasi Al-Zariyah (salah satu yang punya izin usaha tambang galian C di Gunung Kuda) buat berhenti nambang dari Maret 2025. Tapi, kayaknya nggak diindahkan tuh.
Kenapa Harus Berhenti?¶
Kepala Dinas ESDM Jabar, Bambang Tirto Yuliono, bilang kalau Koperasi Al-Zariyah ini udah melanggar aturan administratif, bahkan sebelum kejadian longsor tambang yang ngerenggut nyawa beberapa waktu lalu. Serem ya!
Gunung Kuda sendiri punya empat izin usaha tambang. Satu punya Koperasi Al-Zariyah, dua punya koperasi lain, dan satu lagi masih tahap eksplorasi. Izin operasi produksi Al-Zariyah sih masih berlaku sampai 5 November 2025. Tapi, dari tahun 2024 mereka nggak nyusun dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Padahal, dokumen ini penting banget buat menjalankan kegiatan tambang.
“Al-Zariyah ini sudah diingatkan berkali-kali agar melengkapi dokumen RKAB. Terakhir kami minta kegiatan tambang dihentikan pada 19 Maret 2025, tapi tidak diindahkan,” kata Bambang di Cirebon, Minggu (⅙).
Izin Dicabut!¶
Karena udah diingetin berkali-kali tapi tetep bandel, akhirnya Dinas ESDM mencabut izin usaha pertambangan milik koperasi tersebut setelah kejadian longsor. Tegas banget!
“Kami cabut izin operasi produksi Al-Zariyah secara permanen pada hari itu juga,” tegasnya.
Selain Al-Zariyah, tiga izin usaha tambang lainnya di kawasan yang sama juga dicabut. Pertimbangannya, metode penambangan dan jenis batuannya mirip-mirip, jadi berpotensi menimbulkan kejadian yang sama. Demi keselamatan bersama, semua dicabut deh.
Evaluasi dan Asesmen¶
Setelah kejadian tersebut, tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) udah turun tangan buat ngecek lapangan dan kajian teknis. Inspektur Tambang dari Kementerian ESDM juga diterjunkan buat asesmen kelayakan dan keamanan proses evakuasi korban.
Bahkan, Bambang udah minta Inspektur Tambang standby 24 jam di lokasi buat mastiin proses evakuasi berjalan aman dan sesuai standar keselamatan. Salut deh buat gercepnya!
Dampak dan Tindak Lanjut¶
Pencabutan izin ini tentu punya dampak, terutama buat masyarakat sekitar yang mungkin bergantung pada tambang tersebut. Tapi, keselamatan dan kelestarian lingkungan tetep jadi prioritas utama. Pemerintah daerah dan pusat perlu bersinergi buat nyari solusi alternatif buat mata pencaharian masyarakat, biar nggak ada yang dirugikan.
Diagram Alur Pencabutan Izin:
mermaid
graph LR
A[Kejadian Longsor] --> B(Pelanggaran Administratif oleh Koperasi Al-Zariyah);
B --> C{Tidak Memenuhi Dokumen RKAB};
C -- Ya --> D[Peringatan Berulang];
D -- Tidak Diindahkan --> E[Pencabutan Izin Operasi Produksi];
Tabel Ringkasan Kejadian:
| Tanggal | Kejadian | Tindakan |
|---|---|---|
| Maret 2025 | Permintaan penghentian kegiatan penambangan kepada Al-Zariyah | Tidak diindahkan |
| 30 Mei 2025 (Jumat) | Insiden longsor di kawasan Gunung Kuda | - |
| 30 Mei 2025 (Jumat) | - | Pencabutan izin operasi produksi Al-Zariyah secara permanen |
| Setelah 30 Mei 2025 | - | Penurunan tim gabungan untuk pengecekan lapangan dan kajian teknis |
Kesimpulan¶
Nah, begitulah kronologi kejadian di Gunung Kuda, Cirebon. Semoga dengan adanya tindakan tegas dari pemerintah, kejadian serupa nggak terulang lagi ya. Penting banget buat semua pihak, termasuk pengusaha tambang, buat selalu taat aturan dan mengutamakan keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan.
Gimana menurut kalian guys? Punya pendapat lain atau info tambahan? Yuk, share di kolom komentar! Jangan lupa juga buat follow dan like artikel ini biar kalian nggak ketinggalan berita-berita menarik lainnya. Atau kalian bisa kunjungi website kami lagi untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan terupdate. Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Posting Komentar