Fadli Zon Bilang Rumor Soal '98? Dosen UGM: Mikir Dulu, Pak!
Woke up today and saw Fadli Zon trending lagi? Duh, ada apa lagi nih? Ternyata, kali ini soal pernyataannya tentang tragedi ‘98. Penasaran kan? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Fadli Zon dan Rumor ‘98: Dosen UGM Angkat Bicara!¶
image just illustration
Kali ini, Menbud Fadli Zon jadi sorotan gegara komentarnya yang bilang nggak ada bukti kasus pemerkosaan massal di kerusuhan Mei 1998. Waduh, kontan aja banyak yang nggak setuju. Salah satunya adalah Zainal Arifin Mochtar alias Uceng, seorang pakar hukum tata negara sekaligus pegiat antikorupsi.
Uceng: “Mikir Dulu, Pak!”¶
Uceng nggak tinggal diam, guys. Lewat video di Instagramnya (@zainalarifinmochtar), dia nyindir Fadli Zon abis-abisan. Katanya, “Pak Menteri, nyalakan otak, hati dan mata untuk membaca. Jangan perbanyak lidah buat…Silakan diisi teman2 sekalian.” Pedes banget, kan?
Uceng juga nunjukkin buku terbitan Komnas HAM yang berjudul “Merawat Ingatan Menjemput Keadilan, Ringkasan Eksklusif Peristiwa Pelanggaran HAM Yang Berat”. Dia nyaranin Fadli Zon buat baca buku itu biar paham betul soal tragedi ‘98.
Data Korban Pemerkosaan: Ada Buktinya!¶
Uceng jelasin kalau buku itu ngebahas detail soal korban pemerkosaan saat kerusuhan Mei ‘98. Bahkan, ada data dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan Tim Relawan untuk Kemanusiaan.
- TGPF: Menemukan sekitar 52 kasus pemerkosaan.
- Tim Relawan: Mencatat 153 korban pemerkosaan dan pelecehan seksual di Jakarta sampai Juli ‘89. Kebanyakan korbannya adalah orang Tionghoa.
Komnas HAM: Pelaku Diduga dari Militer¶
Lebih lanjut, Uceng bilang kalau hasil investigasi Komnas HAM nunjukkin bahwa pelaku pelanggaran HAM, termasuk kasus pemerkosaan, diduga berasal dari militer. Ngeri banget!
TGPF juga nemuin indikasi bahwa aksi brutal itu terorganisasi dan dilakukan oleh orang-orang terlatih yang kemungkinan terkait dengan militer.
Kecaman dan Tuntutan Maaf¶
image just illustration
Gara-gara pernyataannya itu, Fadli Zon dikecam banyak pihak, termasuk Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas. Mereka mendesak Fadli Zon buat minta maaf ke publik karena dianggap udah nyakitin korban, ngaburin fakta sejarah, dan menghambat upaya penegakan keadilan atas pelanggaran HAM berat masa lalu. Waduh, gawat nih!
Update Terbaru¶
Saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Fadli Zon terkait kecaman dan tuntutan maaf tersebut. Kita tunggu aja ya, gimana kelanjutannya. Yang pasti, kasus ini bikin kita semua harus lebih hati-hati dalam berkomentar, apalagi soal isu sensitif kayak gini.
Jangan lupa komen di bawah, apa pendapatmu soal kasus ini? Atau, kamu punya pengalaman atau informasi lain soal tragedi ‘98? Share yuk!
Posting Komentar