Hati-hati! Masjidil Haram Membludak, Jemaah Diimbau Tunda Kunjungan 8-9 Juni.
Waduh, gawat nih! Buat kamu yang berencana atau lagi menjalankan ibadah haji, ada info penting yang wajib banget kamu tahu. Masjidil Haram lagi padat merayap!
Imbauan Penting untuk Jemaah Haji Indonesia¶
image just illustration
Ketua PPIH Arab Saudi 1446 H/2025 M, Bapak Muchlis M Hanafi, dengan sangat menghimbau agar seluruh jemaah haji Indonesia untuk sementara waktu tetap berada di hotel. Kapan tepatnya? Tanggal 8 dan 9 Juni, atau 12–13 Dzulhijjah 1446 H. Himbauan ini bukan tanpa alasan, lho. Tujuannya adalah untuk menghindari kepadatan yang luar biasa di sekitar Masjidil Haram, Makkah.
“Kondisi Masjidil Haram dalam dua hari ke depan sangat padat oleh jemaah yang menunaikan Thawaf Ifadah. Kami imbau jemaah haji Indonesia tetap berada di hotel dua hari ke depan, 12 sampai 13 Zulhijjah 1446 H,” teks tegas Bapak Muchlis di Makkah, Minggu (8/6).
Kenapa Harus Tunda Kunjungan?¶
Perpindahan jemaah dari Mina ke Makkah lagi berlangsung nih, terutama bagi mereka yang ambil skema Nafar Awal. Mereka yang Nafar Awal balik ke hotel tanggal 12 Zulhijjah sebelum matahari terbenam. Sementara itu, yang Nafar Tsani baru balik keesokan harinya, tanggal 13 Zulhijjah.
Nah, biasanya, setelah balik ke Makkah, jemaah langsung lanjutin ibadah haji dengan Thawaf Ifadah, yang merupakan salah satu rukun wajib. Tapi, karena lonjakan kepadatan di Masjidil Haram, PPIH minta pelaksanaan thawafnya ditunda dulu. Bayangin deh, kalau desak-desakan di tengah ibadah, kan nggak nyaman, bahkan bisa membahayakan.
Arahan Langsung dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi¶
Imbauan ini bukan dari PPIH sendiri ya, tapi juga sesuai arahan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Tujuannya jelas, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah. Ini dia imbauan lengkapnya:
- Setelah melontar jumrah, jemaah diminta langsung balik ke hotel masing-masing, nggak usah mampir ke Masjidil Haram dulu.
- Selama tanggal 12–13 Zulhijjah, tetap di hotel aja, jangan keluar-keluar buat jaga ketertiban.
- Sholatnya di masjid terdekat atau musala hotel aja, biar nggak ikutan kerumunan.
- Ketua kloter, ketua rombongan, dan petugas haji diminta aktif mengawal dan sosialisasiin imbauan ini dengan cara yang baik.
“Mohon kerja sama semua pihak. Masjidil Haram saat ini sangat padat. Keselamatan jemaah adalah prioritas utama,” tandas Bapak Muchlis.
Keselamatan adalah Prioritas Utama!¶
Jadi, buat teman-teman yang lagi di tanah suci, mohon diperhatikan imbauan ini ya. Ini semua demi kebaikan dan keselamatan kita bersama. Utamakan keselamatan, ikuti arahan petugas, dan semoga ibadah hajinya lancar serta mabrur.
Bagaimana pendapat Anda tentang informasi ini? Apakah ada pengalaman pribadi yang ingin dibagikan terkait kepadatan di Masjidil Haram? Jangan ragu untuk memberikan komentar di bawah ini! Jika Anda ingin mendapatkan informasi terkini lainnya, jangan lupa untuk mengunjungi kembali situs web ini.
Posting Komentar