Idul Adha di Rutan Medan: Salat Berjamaah, Semangat Berbagi dengan Kurban!

Table of Contents

Wah, Idul Adha di Rutan Medan seru banget, nih! Ada salat berjamaah dan semangat berbagi dengan kurban. Penasaran kan, gimana keseruannya? Yuk, simak berita selengkapnya!

Idul Adha Ceria di Rutan Kelas I Medan: Salat dan Kurban Bersama!

Idul Adha di Rutan Medan: Salat Berjamaah, Semangat Berbagi dengan Kurban!
image just illustration

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan emang nggak pernah kehabisan ide buat bikin suasana kekeluargaan. Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, para pegawai dan warga binaan yang beragama Islam di sana mengadakan salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban di lapangan Rutan, Jumat (6/6/2025). Asyik, kan?

Khutbah yang Menyentuh Hati

Ustaz Habib Rayhan Alhirid bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Khutbahnya ngena banget, lho! Beliau menyampaikan tentang pentingnya pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian hidup.

“Idul Adha mengajarkan kita makna pengorbanan sejati. Seperti Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya demi menjalankan perintah Allah SWT, kita pun harus siap berkorban demi kebaikan dan ketakwaan,” ujarnya. Setuju banget!

Semangat Berbagi Melalui Kurban

Setelah salat Id selesai, acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian. Tujuannya? Tentu saja untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para warga binaan.

“Alhamdulillah, tahun ini kami menerima 5 ekor sapi dan 5 ekor kambing untuk dikurbankan. Kegiatan ini kami lakukan agar warga binaan turut merasakan suasana hari raya serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan nilai religius dalam diri mereka,” tutur Andi. Keren!

Daging kurban yang sudah dipotong kemudian didistribusikan kepada warga binaan dalam bentuk makanan matang. Nggak cuma itu, sebagian juga dibagikan kepada masyarakat di sekitar Rutan. Bentuk kepedulian sosial yang patut diacungi jempol!

Makna Idul Adha di Balik Tembok Rutan

Andi Surya menambahkan, “Ini adalah simbol ibadah sekaligus bentuk kepedulian sosial dalam rangka mewujudkan pemasyarakatan yang ‘PASTI’ bermanfaat bagi masyarakat.” Teks yang sangat bermakna!

Acara ini juga dihadiri oleh para pejabat Rutan, seperti Kasi Pelayanan Tahanan Ronny Steven, Kasi Pengelolaan sekaligus Ketua Panitia Kurban Muslim Mubarok, dan masih banyak lagi. Keluarga warga binaan yang turut berkurban juga hadir, lho!

Jangan Lupa Amalan Sunnah!

Eh, tahu nggak? Ada banyak amalan sunnah yang bisa kita lakukan di Hari Raya Idul Adha. Salah satunya adalah memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil. Selain itu, kita juga bisa bersedekah dan menjalin silaturahmi dengan keluarga dan teman-teman.

Kesimpulan: Mari Berbagi Kebaikan!

Idul Adha di Rutan Medan ini jadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan kebersamaan bisa dirasakan di mana saja. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari perayaan Idul Adha ini dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jangan lupa untuk selalu berbagi kebaikan kepada sesama, ya!

Gimana, seru kan ceritanya? Jangan ragu untuk memberikan komentar atau membagikan pengalaman Idul Adha kalian di kolom komentar, ya! Sampai jumpa di berita selanjutnya!

Posting Komentar