Sofyan Djalil Ungkap Akar Masalah Aceh Dulu: Kenapa Sampai Berontak?

Table of Contents

Wih, rame nih soal Aceh dan Sumatera Utara! Mantan Menteri Sofyan Djalil angkat bicara soal akar masalah yang bikin Aceh dulu bergejolak. Katanya sih, persoalan batas wilayah yang nggak kelar-kelar bisa bikin kekecewaan lama muncul lagi. Yuk, simak selengkapnya!

Akar Masalah Aceh: Kenapa Dulu Sampai Berontak?

Sofyan Djalil Ungkap Akar Masalah Aceh Dulu: Kenapa Sampai Berontak?
Image just illustration

Sofyan Djalil, tokoh penting dalam perundingan damai Aceh, mengingatkan kita semua soal SK Mendagri No 300.2.2-2138 Tahun 2025. SK ini menetapkan 4 pulau Aceh jadi milik Sumatera Utara. Menurut beliau, ini bisa jadi pemicu masalah lama.

Kilas Balik: Aceh dan Sumatera Utara

Dulu, Aceh pernah digabung ke Sumatera Utara, guys. Nah, ini yang jadi cikal bakal perlawanan bersenjata sampai munculnya Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Sofyan Djalil bilang, “Karena kita tahu dulu Aceh pernah pemberontakan, itu gara-gara Aceh masuk ke Sumatera Utara. Kemudian dikeluarkan kembali, Aceh menjadi Provinsi Aceh dengan kabupaten-kabupaten yang disebut karena Undang-Undang tersebut.”

Pasal 114 MoU Helsinki: Batas Wilayah Aceh

Pasal ini jadi penting banget, karena menyebut batas wilayah Aceh merujuk pada perbatasan per 1 Juli 1956. MoU ini dipertegas lagi dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1956. Ini jadi pegangan biar nggak ada perubahan batas wilayah seenaknya.

Reaksi Anggota DPR RI: Jangan Usik Ketenangan Aceh!

Muslim Ayub
Image just illustration

Muslim Ayub, anggota DPR RI dari Aceh, mendesak pemerintah buat cabut SK Mendagri tersebut. Beliau bilang jangan lagi ganggu ketenangan Aceh dengan masalah baru. Katanya, Aceh udah banyak banget kontribusinya buat Indonesia. Wah, bener juga ya!

“Saya mendesak pemerintah, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri agar segera mencabut SK tersebut,” kata Muslim Ayub. “Janganlah buat persoalan baru di Aceh. Karena akan terjadi konflik kalau SK tersebut tidak segera dicabut. Janganlah Aceh diganggu-ganggu lagi. Aceh sudah banyak berkontribusi untuk Indonesia,” lanjut anggota Komisi XIII DPR RI itu.

Kenapa Pulau-Pulau Itu Jadi Rebutan?

Muslim juga menyinggung soal sumber daya alam berupa gas dan minyak bumi di 4 pulau tersebut. Katanya sih, jumlahnya miliaran barel! Wih, fantastis! Dulu, masalah ini sebenarnya udah kelar pas MoU antara Gubernur Aceh dan Gubernur Sumut tahun 1992. Tapi kok sekarang muncul lagi ya?

Keputusan Mendagri: Pulau Aceh Masuk Sumut

Peta Aceh
Image just illustration

Pemerintah pusat melalui Kemendagri memutuskan empat pulau di Aceh masuk ke wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). Keempat pulau itu adalah Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Besar, dan Pulau Mangkir Kecil. Awalnya, pulau-pulau ini ada di Kabupaten Aceh Singkil.

Penjelasan Mendagri Tito Karnavian

Mendagri Tito Karnavian bilang penetapan ini udah lewat pembahasan panjang dan melibatkan banyak instansi. Batas wilayah darat katanya udah disepakati, tapi batas lautnya belum.

Kesimpulan: Jangan Sampai Sejarah Terulang!

Masalah batas wilayah emang sensitif banget. Semoga pemerintah bisa dengerin aspirasi masyarakat Aceh dan cari solusi yang terbaik. Jangan sampai sejarah kelam terulang lagi. Kalau menurut kamu gimana, guys? Yuk, kasih pendapat kamu di kolom komentar! Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu ya!

Posting Komentar