Stop Dulu! Study Tour SMA/SMK di Lampung Ditunda, Ada Apa Nih?

Table of Contents

Wih, Ada Apa Nih? Study Tour SMA/SMK di Lampung Ditunda!

Stop Dulu! Study Tour SMA/SMK di Lampung Ditunda, Ada Apa Nih?
image just illustration

Hai gaes! Buat kalian yang lagi semangat-semangatnya nungguin study tour, ada kabar kurang enak nih. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung resmi menunda kegiatan study tour dan kunjungan industri (KI) buat anak SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta. Kira-kira kenapa ya? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Kenapa Sih Ditunda? Ini Alasannya!

Jadi gini, guys. Penundaan ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 60 Tahun 2024. Pak Thomas Amirico, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, langsung yang umumkan kebijakan ini.

Alasannya simpel, tapi penting banget: banyak pro dan kontra di masyarakat, terutama dari orang tua siswa. Mereka merasa keberatan sama biaya study tour yang nggak semua orang bisa sanggupin.

“Adanya perintah baru terkait dengan study tour dan kunjungan industri ini karena banyak pro dan kontra yang memberatkan orang tua siswa. Maka saya hentikan dulu sementara bagi sekolah yang belum melakukan DP,” ujar Pak Thomas.

Poin Penting yang Wajib Kamu Tahu

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung ngasih 4 poin penting yang harus diperhatiin sama kepala sekolah SMA dan SMK se-Provinsi Lampung:

  1. Study Tour dan/atau Kunjungan Industri (KI) jenjang SMA dan SMK, sementara dihentikan, sampai batas waktu yang belum ditentukan.
  2. Buat sekolah yang udah kerja sama dengan pihak ketiga dan pelaksanaannya di bulan Juni 2025, masih bisa jalan, tapi harus ngajuin izin tertulis ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
  3. Sekolah yang belum dan mau ngerencanain study tour/KI setelah Juni 2025, mending dibatalin aja deh. Jangan lupa kasih tahu ke siswa dan orang tua murid lewat surat edaran resmi dari Kepala Sekolah.
  4. Awas! Kalau masih ada sekolah yang nekat ngadain study tour/KI setelah surat edaran ini keluar, bakal kena sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gimana Nasib yang Udah Bayar DP?

Tenang, buat sekolah yang udah bayar DP ke hotel atau travel, masih bisa lanjut kok. Tapi ada syaratnya: harus bawa pernyataan dari orang tua dan siswa yang menyatakan setuju sama study tour atau kunjungan industri, baik soal lokasi maupun biaya. Masing-masing satu lembar ya!

Pak Thomas juga ngingetin kepala sekolah buat lebih hati-hati dan selektif dalam ngerencanain kegiatan. Semuanya harus disepakati secara demokratis, dan biaya harus transparan ke semua pihak.

“Supaya jangan sampai niat kita baik, tetapi caranya tidak baik. Kemudian bisa memberatkan orang tua siswa sehingga di masyarakat terjadi pro dan kontra,” kata Pak Thomas.

Kesimpulan: Lebih Hati-Hati Itu Penting!

Kebijakan ini dikeluarin karena situasi sosial yang lagi sensitif dan masih dalam kondisi krisis. Jadi, pendekatan kehati-hatian jadi pertimbangan utama dalam ngambil keputusan.

Buat kalian yang tadinya semangat mau study tour, jangan sedih dulu ya! Siapa tahu nanti ada kebijakan baru yang lebih baik. Yang penting, tetap semangat belajar dan jaga kesehatan!

Gimana menurut kalian soal kebijakan ini? Share pendapat kalian di kolom komentar ya! Jangan lupa pantengin terus update terbaru dari kami. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Posting Komentar