Wagub Jateng Kumpulkan Ratusan ASN: Ada Apa Gerangan di Semarang?
Wih, rame nih di Semarang! Ada apa ya? Ternyata Wagub Jateng lagi ngumpulin ratusan ASN! Penasaran kan? Yuk, simak berita selengkapnya!
Wagub Jateng Kumpulkan Ratusan ASN: Ada Agenda Penting di Semarang!¶
image just illustration
Jadi gini, guys, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) baru aja ngadain kegiatan seru nih, namanya retret manunggal leadership bareng sama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Yang ikutan nggak main-main, ada wakil kepala daerah, kepala dinas, sampe Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II dan III. Gokil!
Seragam Komcad dan Loreng Praja: Biar Makin Kompak!¶
Pas detikJateng pantau, para wakil kepala daerah pada kompak pake seragam komcad (komponen cadangan), sementara para ASN keren dengan seragam loreng praja. Mereka semua fokus dengerin materi dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI, Ace Hasan Syadzily. Kayaknya lagi nyimak banget nih!
Asta Cita Jadi Fokus Utama¶
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, bilang kalau 546 ASN golongan II dan III, unsur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD), serta 35 wakil kepala daerah ini adalah ujung tombak pelayanan di OPD, dinas, dan BUMD.
“Retret ini kita ciptakan dalam rangka kolaborasi, integrasi dari Asta Cita Bapak Presiden. Kemudian Asta Cita kita jabarkan dalam bentuk reyen kerja yang dilakukan OPD-OPD kita,” kata Luthfi di Kantor BPSDMD Jateng, Selasa (10/6/2025).
Asta Cita ini kayak visi misi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang pengen diimplementasiin secara nyata di Jawa Tengah.
Kenapa Harus Kolaborasi?¶
Luthfi juga menekankan pentingnya kolaborasi buat nyelesaiin berbagai persoalan di Jawa Tengah. Bayangin aja, jumlah penduduknya hampir 37 juta jiwa dengan 8.760 kelurahan dan 576 kecamatan. Gede banget kan?
“Sehingga secara tidak langsung kerja-kerja kolaborasi yang kita ciptakan bersama-sama, kita akan bisa menciptakan birokrasi yang sehat, punya kerukunan, tidak lagi saling gontok-gontokan bahasa Jawanya,” tegasnya.
Lemhannas Support Penuh!¶
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, juga bilang kalau retret ini bakal berlangsung selama seminggu penuh. Lemhannas mendukung banget program ini sebagai upaya memperkuat soliditas pemerintahan di Jateng.
“Kami telah menyusun materi satu minggu ke depan bersama BPSDM. Materi yang pokok dan paling utama adalah hari pertama dan kedua yang akan diberikan pemahaman terkait geopolitik dan wawasan kebangsaan,” urainya.
Jadi, tujuannya biar para birokrat punya karakter negarawan yang lebih mengedepankan kepentingan daerah dan negara.
Manca Krida: Belajar di Luar Kelas!¶
Nggak cuma dengerin materi di kelas, para peserta juga bakal diajak buat Manca Krida, alias pendidikan di luar kelas. Tujuannya buat bangun kebersamaan, kekompakan, komunikasi, dan nyari solusi buat masalah yang ada di Pemprov Jateng. Keren kan?
Ace optimistis, di bawah kepemimpinan Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, program ngopeni dan ngelakoni bisa diwujudkan secara konkret demi kesejahteraan masyarakat.
Kesimpulan: Jateng Lebih Solid dan Kompak!¶
“Dengan tim yang kuat, dengan kolaborasi hebat, insyaallah lima tahun ke depan, diawali Retret Manunggal Leadership akan membawa birokrasi di Jateng lebih solid, kompak dan berkolaborasi untuk kesejahteraan rakyat di Jateng,” pungkasnya.
Gimana, guys? Seru kan beritanya? Semoga dengan adanya retret ini, birokrasi di Jateng makin solid dan bisa membawa kesejahteraan buat masyarakat.
Nah, kalau kamu punya pendapat atau pengalaman terkait berita ini, jangan ragu buat komen di bawah ya! Atau, kalau kamu pengen tau info-info menarik lainnya, jangan lupa buat kunjungi lagi website ini. Siapa tau ada berita yang bikin kamu makin semangat!
Posting Komentar